Sekilas Training Dahsyat Hypnotherapy


Sekilas tentang Training “Dahsyat Hypnotherapy”
Anda sedang ingin mengadakan moment training ?
Ingin tahu apakah Dahsyat Hypnotherapy ?
Ingin tahu Tujuan Dahsyat Hypnotherapy ?
Cermati untuk mengundang kami tulisan di bawah ini :
Dahsyat Hypnotherapy merupakan keilmuan yang di dirikan oleh seorang Master Trainer Termuda di Indonesia, yakni Muhammad Sabili C.Tp, C.H, C.Ht (Certified: Trainer Practicioner , Hypnotis, Hypnotherapist) sekaligus pendiri perusahaan training bernama Dahsyat Training Center serta nama Trainer beliau telah terlisensi oleh lembaga hypnotherapy terbesar di asia.
Apakah Dahsyat Hypnotherapy ?
Dahsyat Hypnotherapy adalah Ilmu untuk menerapi orang lain secara mental melewati obrolan ringan yang resmi (sesi Training) ataupun tidak resmi (kehidupan sehari-hari) dengan menembus kritikal area(pemikiran kritis) dalam pikiran orang lain.
Cocok bagi siapakah Ilmu Dahsyat Hypnotherapy ?
Bagi Guru : Untuk menanamkan karakter ke anak didik
Bagi pembisnis : untuk meyakinkan kelayakan produksi dengan pihak kedua
Bagi Pengusaha : mendidik sikap karyawan
Bagi Mahasiswa : Membangun Mental untuk Sukses
Bagi Dokter dan perawat : Mengalihkan focus rasa sakit pasien pada saat kondisi pasien kesulitan menahan rasa sakit.
Dan bagi siapapun karena Hypnotherapy adalah menanamkan kebaikan ke pikiran bawah sadar yang memiliki pengaruh 80% pada sikap setiap orang.
Apakah Tujuan Dahsyat Hypnotherapy ?
Tujuan utamanya adalah menerapi atau menyembuhkan mental.
Bagaimana Penyelenggaraan Training Dahsyat Hypnotherapy ?
Investasi Normal untuk mengadakan Training ini di wilayah lampung dengan mengundang pendiri Ilmu ini yakni Master Trainer Muhammad Sabili adalah Rp.700 ribu dan di luar lampung Rp.3,5 juta tetapi khusus di bulan februari – April tahun 2012 untuk luar lampung ada kabar gembira yaitu sahabat cukup dengan Investasi senilai 1,5 juta sudah bisa mengundang beliau dengan 30% bagian Investasi di berikan ke pihak yang mensukseskan.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam penyelenggaraan Training :
- Kualitas Tempat
- Minimal jumlah peserta 100 orang
- Ketersedian Sound, LCD, dan Layar LCD
- Ruangan Training Tertutup cahaya dari luar
- Panitia Memiliki Sikap Profesional terhadap waktu (di siplin)
- Waktu untuk Training 3 Jam.
Kesuksesan mental di butuhkan bagi pencarinya, kebermaknaan mental pula di butuhkan bagi yang telah sukses, dan sukses lagi bermakna dapat di olah dengan Ilmu Dahsyat Hypnotherapy.

Apakah keuntungan peserta Training ?

Ada 2 keuntungan :

1. Bisa Basic Menerapi

2. Di terapi dengan Hypnotherapi plus mendapat Motivasi

Belajar dari Air

Sumber : resensi.net

Saudara-saudaraku yg haus motivasi, segalanya tercipta penuh hikmah ditujukan tuk bani Adam, begitupun air dg berbagai sifatnya. Bukankah kita terlahir dalam kesucian, sejernih air yg memancar dari sumbernya.

Berjalanlahlah di atas roda kehidupan, tanpa merendahkan diri dan tanpa menyombongkan, bukankah air yg tenang permukaannya selalu sama rata, sisi satu tdak lebih tinggi atau rendah dri yg lain? Jauhilah sifat pasif, bukankah beberapa penyakit lebih condong pada air yg menggenang. Bgai air yg mengisi tiap sudut ruang-ruang kosong, hendaknya kita selalu menghiasi waktu dg menunaikan semua kewajiban, fleksible, cepat menyesuaikan diri dg lingkungan sekitar. Dahulukanlah pilihan yg lebih penting dari yang penting dalam menunaikan kewajiban, sperti air, selalu memenuhi ruang dg mendahulukan bagian dasarnya. Letakkan langkah demi langkah menuju tujuan hakiki, bak air dari hulu yg sukses smpai ke hilir.

Bersabar, pantang menyerah, diantara sifat air yg tercermin pada ombak yg tak kenal lelah menghantam kokoh nya batu karang. Ketika sbuah batu mencebur dlam kolam air, perhatikan setiap jengkal permukaan ikut bergetar, dan kan kembali tenang scra bersamaan, hal ini menggambarkan kerjasama, kepedulian, kepekaan, cinta dalam ikatan sosial. Ketika air menguap, terdapat pula satu pelajaran berharga, bahwa suatu saat kita pasti kan kembali pada sang pencipta.

Perih

Lihatlah orang yang tersayat jemarinya ketika mengupas buah, atau mereka yang terjatuh dari sepeda motor ketika terselip dipertigaan yang bergelombang, dan tanyakanlah ketika darah masih mengalir dikulitnya “Bagaimana rasanya lukamu?” maka kau akan dapati jawaban “Perih”

Perih ialah pelajaran yang dapat kita ambil, dengarkan, lalu rasakan dalam-dalam. Dalam hidup yang selanjutnya. Ia mengajari kita tentang luka kecil yang membuat seluruh tubuh, bahkan mata yang tak terluka ikut meneteskan air mata. Ia mengajari kita untuk merasa sakit yang tidak kita rasakan. Bila satu anggota tubuh sakit, sakitlah tubuh yang lain, Demikianlah kata-kata sang kekasih.

Perih mengajari kita tentang adanya tindakan yang harus dilakukan. Bukan untuk terus terkungkung dalam luka yang makin memerah darah. Kalaulah perih itu menginginkan luka dibiarkan, pastilah ia tak akan terasa. Karenanya, ia ingin kalau kita terluka, perih, larut dalam duka yang mendalam… segeralah berobat. segeralah mencari jalan kembali. segeralah menyebut Asma-Nya dengan lidah yang tergetar, dada bergemuruh dan hati yang pasrah.

Perih pula yang mengajari kita untuk tak menyombongkan diri. Sebab sombong ialah jubah Allah yang tak bisa kau pakai. Sebab sombong ialah yang melemparkan Iblis dari surga. Sebab sombong ialah luka yang lebih dalam bila kau rasakan. Perih mengajari kita untuk tahu betapa lemahnya kita. betapa tipisnya kulit kita. betapa rentannya hati kita akan setiap luka.

Desember, diantara luka dan perih yuk kita terus mencoba terus belajar… :)

Gerbang Keberhasilan

Gerbang Keberhasilan

Oleh : Heru Saoping (Pendiri Treelionaire)

“Kehancuran itu adalah peristiwa, kegagalan itu adalah kejadian, bukanlah alasan untuk berhenti berusaha, karena kesuksesan sebenarnya dalam genggaman anda”
Adakalanya sahabat muda kita berucap… “buat apa usaha ini lagi paling nanti gagal lagi, “. Tidaklah demikian… sebuah kegagalan itu adalah sebuah hal yang sudah di gariskan takdir untuk kita…. permasalahanya adalah kita belum siap saat dihampirinya. Begitupula kesuksesan… kesuksesan itu menghampiri juga… permasalahanya siapkah kita menerima itu….? pantaskah kita mendapatkannya?
“Sangat ironi kita meminta tanpa menengadahkan tangan”
Maksudnya apa?….. kita memohon kepada tuhan agar kita diberikan kesuksesan, disisi lain kita tidak mengeadahkan satupun tangan untuk menerimanya. Dalam liku-liku kehidupan yang kita alami merupakan cara Tuhan agar kita mempersiapkan sebagaimanamestinya orang sukses yang sesungguhnya.
Masalahnya siapkah anda?…. areu ready?
Kita sering mengatakan siap……!!! dalam kenyataan dengan sedikit ujian kepedihan saja sudah murung. Jangan pernah berharap jika tidak siap menerima, melainkan anda akan mengenyam kekecewaan.

Dalam langkah menuju apa yang teman-teman harapkan…. disamping nasib, persiapan adalah kesempatan. Semua variabel kesuksesan itu ada dalam jiwa kita semua tergantung bagaimana kita menggunakannya.
Tuhan sudah mempersenjatai kita dengan sempurna tergantung aksi nyata kita yang nyata mengejarnya….
Sukses atau gagal itu biasa, selalu malukan yang terbaik didalamnya itu baru luarr biasa.
Kesuksesan dan kegagalan itu adalah peristiwa, peristiwa bagi anda yang mempersiapkannya.
Tidak ada pintu terkuat dalam kedua hal tersebut melainkan “your action”. Jikalangkah anda baik pasti hasilnya juga baik, namun jika langkah anda kurang sempurna maka perbaiki sebelum terlambat.

Just do way what you are.

Jalan Juang Pecinta Sejati

Izinkan kami membuat pesan bagi penempuh “jalan juang pecinta sejati”

Bersiaplah untuk perih dalam pengarunganya,
namun tenangkan ketakutan yang hampir menyambangi diri sahabat dengan keyakinan tinggi bahwa Allah beserta hamba yang menujuNya.

Ketika terpuruk dan seakan sendiri sebutlah nama Allah dari hati terdalam,
Di perjalananya akan banyak manusia yang menyebut anda sebagai orang yang kehilangan sikap waras hal itu karena keyakinan di hatimu dengan mereka sangat berbeda, keyakinan itu harus makin terasah seiring bertambahnya waktu yang di jalani sehingga makin tajam dan menambah penghayatan sangat memakna.

Jalan itu hampir meminta segalanya yang ada pda diri kita,
dan setiap cinta yang di tunjukan untuk pengabdian padaNya akan berbalas sangat lebih besar di banding pengorbanan kita.

Perkataan adalah panah

Wahai sahabat  di kehidupan ini kita ingin pendapat kita di hargai, perkataan kita di dengar, dan harapan kita di apresiasi. Begitu pun dengan orang lain yang mungkin tak terasa kita pernah mengacuhkanya atau bahkan ia merasa di hinakan padahal niatan kita bukan begitu dan hal itu karena perkataan lewat lisan.

Berkatalah yang baik atau diam merupakan ungkapan yang pernah di sampaikan oleh orang yang mulia (nabi saw) karena memang benar bahwa kata-kata mengandung peranan bagi jiwa yang mendengarkan, cobalah anda berteriak di alam lepas dengan sekencang-kencangnya dan apabila sahabat berucap “andalah sang juara” maka akan ada pantulan kata-kata yang terdengar sayup-sayup “andalah sang juara” begitupun apabila kita berucap negatif.

Ia bagai panah yang bisa menembus daging dan darah untuk berhenti pada sasaranya yaitu di hati, maka kita di tuntut untuk mengeluarkan ungkapan yang bermakna baik sehingga sang penerima pun mendapat kebaikan dan mengeluarkan kebaikan pula dari sikapnya, ada hal yang patut kita ingat “apabila kita berkata baik dan mulia maka kita akan mendapatkan perkataan yang baik dan mulia juga”.

Bergerak itu di tertawakan

Menjadi orang yang ego itu kurang baik dan terkadang sedikit di acuhkan oleh orang-orang yang ada di sekelilingnya, namun ego juga merupakan hal yang penting dalam menuju ke arah yang yang lebih baik yakni menuju cita atau keinginan yang kita damba-dambakan, coba anda bayangkan jika sang penemu listrik(Thomas Alva Edison) tidak menutup telinga pada cercaan dan hinaan orang-orang yang menganggapnya orang bodoh mungkin bisa jadi sampai detik ini kita tidak akan merasakan Indahnya cahaya malam hari dengan lampu-lampu moderen atau bahkan tidak ada industri-industri termasuk internet yang sedang kita nikmati.

kita tahu jika Thomas Alva Edison hampir gagal pada cobaan penelitianya yang ke 1000 kalinya namun ia tetap bertahan pada gagalnya percobaan yang di lakukan sebanyak 999 kali, sebuah sikap yang sangat luar bisa maka jika kita baru gagal ke 2 katakan sekali lagi, jika gagal lagi, katakan sekali lagi begitulah seterusnya hingga keberhasilan itu nyata karena sukses sebenarnya adalah kala kita mampu bertahan dalam perjuangan, kuat terhadap ujian, tegar dan tahan pada bisingan :

Muitis kala kehujanan

Di tengah gulita ku buru cahaya,
terasa sakit jatuh hanya di cerca dan puji,
ku coba lagi berlari di bawah guyuran hujan,
menikmati rintang,
tanpa peduli penghalang,
bahwa ku datang basah kedinginan penuh kesadaran,
Nyanyian burung pun
memberi arti lebih bagiku,
Lalu kau ada dengan senyuman,
memberiku makna pilihan,
di tambah ucapmu,
ku bangga bukan karena hasil yang kau beri,
namun karena jujurmu dalam menggenggamnya,
kini yakin mengokoh,
bahwa hanya ada satu di antara ribuan,
yang berani tegap menantang Dunia,
dan memecah keangkuhanya

Manjadi Api atau Abu


Apabila kita perhatikan dan mau mencoba segala hal ataupun sesuatu apa saja itu untuk di bakar maka barang+ itu akan menjadi abu, begitupun dengan kehidupan kita. Jika kita rela potensi yang ada dalam diri terbakar maka ia benar-benar hilang kegunaanya untuk kebaikan yang tersisa hanyalah abu atau bisa kita sebut penyesalan.

Maka dari itu lebih baik kita menjadi api, yah.. asal kita sebagai Api bisa di gunakan untuk membakar hal-hal buruk yang ada di dalam diri seperti malas-malasan, menunda-nunda pekerjaan, membuang-buang waktu dengan mengerjakan hal-hal yang tak berguna sehingga potensi dalam diri tumbuh menerus bahkan mengkaryakan sesuatu.